Selasa, 25 Agustus 2015

Tutorial Adobe Photoshop CS - Crop Tool (C)

Crop Tool (C) merupakan salah satu tool yang dimiliki oleh Adobe Photoshop yang sangat mudah untuk digunakan. Tool ini juga ada di aplikasi-aplikasi pengolah gambar sederhana. Fungsi dari Crop Tool (C) adalah untuk memotong sebagian gambar, dan bagian yang dipotong akan hilang dan sisanya adalah bagian yang dipilih saja.
            Crop Tool (C) digunakan untuk memotong gambar dimana gambar yang dipotong akan berkurang baik di sebelah kiri, kanan atas maupun bawah.

Cara menggunakannya adalah: 
1. Pilih Crop Tool (C) yang ada di sebelah kiri. 


2. Pilih “Crop Tool (C)” lalu klik dan geser “Mouse” sehingga membentuk seleksi dimana bagian yang terpilih akan memiliki warna cerah (normal) dan bagian yang akan dibuang akan berwarna agak gelap.


3. Selanjutnya jika bagian yang di potong sudah selesai tekan tombol “Enter” pada “Keyboard”. (untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini.


Semoga bermanfaat....

Senin, 27 Juli 2015

Brush Tool & Pencil Tool

Gambar: Brush Tool & Pencil Tool

Brush tool & Pencil Tool, fungsinya sama yaitu untuk menggambar, membuat asiran pensil/brush pada lembar kerja. Pada saat Mengaktifkan Brush Tool & Pencil Tool, maka Option Bar pada Brush Tool & Pencil Tool akan aktif. Jenis Option Bar – nya sama, yaitu seperti di bawah ini.

Gambar: Jenis-Jenis Brush/Pencil Tool

Gambar: Mode


Gambar: Hasil


Fungsi dari Option Bar –nya adalah sebagai berikut:
1. Brush, digunakan untuk memilih jenis pensil/brush nya. Jika ingin memilih jenis brush –nya cukup klik tombol yang ada di sebelah kiri tulisan “Brush:” selanjutnya pilih jenis brush yang diinginkan (gunakan pada bagian lembar kerja dengan cara klik dan geser mouse) hasilnya bisa dilihat pada Gambar. Contoh Penggunaan Brush. Pada bagian Brush ini ada beberapa setingan yaitu Master Diameter, semakin besar angkanya maka diameter pada brush akan semakin besar. Hardness, persentasenya bisa dirubah-rubah sesuai dengan kebutuhan, yang diatur adalah tingkat transparansi dari pinggir Brush. Contoh penggunaan adalah bisa dilihat dari garis 1 dan 2 yang memiliki besar Hardness yang berbeda (lihat gambar contoh penggunaan brush).

2. Mode, untuk mengetahui efeknya bisa Anda coba-coba beberapa jenis Mode yang ada seperti Normal, Dissolve, dan yang lainnya.

3. Opacity, digunakan untuk mengatur tingkat ketebalan dari Brush. Jika opacity-nya 0% berarti goresan brush akan tidak kelihatan, dan jika opacity-nya 100% itu berarti goresan pada brush akan kelihatan normal. Semakin kecil setingan dari angka persentase opacity maka Brush akan kelihatan semakin transparan. Sebagai contoh lihat contoh penggunaan angka opacity yang berbeda yaitu garis nomor 2 dan 3 (lihat gambar contoh penggunaan brush).

4. Flow, sistemnya hampir sama dengan Opacity hanya saja kalau Opacity transparasi warna akan tetap dan tidak ditumpuk, sedangkan Flow kebalikannya yaitu dengan tingkat persentase Flow yang sama warna yang sebelumnya jika ditumpuk lagi maka akan berubah. Sebagai contoh lihat gambar garis nomor 4 (lihat gambar contoh penggunaan brush).

Semoga bermanfaat....